Bridemaids Di Jawa Timur Pakai Seragam Pramuka

Emmapass.com – Pernikahan merupakan hal yang sakral dalam hidup setiap orang. Tak heran jika mereka mempersiapkan segala seuatu hanya untuk pernikahan yang bisa dikatakan tak akan terlupakan dalam hidupnya. Pernikahan salah satu hal yang masuk dalam sejarah hidup kita.

Setiap orang menginginkan menikah hanya sekali dalam hidup mereka. Dengan tujuan pernikahan tidak mudah dilupakan, ada pasangan pengantin yang melangsungkan pernikahan di kota atau tempat tertentu, ada yang mengenakan pakaian pengantin berkonsep terentu sebagaimana yang mereka yang inginkan, dan ada juga yang membuat konsep pernikahanya semenaik mungkin.

Tidak jarang jika kedua mempelai pengantin membuat pesta pernikahanya se-istimewa mungkin supaya tak akan terlupakan moment pernikahan mereka.

Tidak terkecuali juga bagi pasangan yang baru menikah asal Jawa Timur ini, Rezha Indratha Debonrat dan Anita Rahman. Mereka baru melangsungkan pernikahan pada 1 Juli lalu, dan memiliki konsep perniakahan yang bisa dibilang sangat berbeda dengan konsep pernikahan pada umumnya. Apa yang membuat pernikahan mereka terlihat sangat berbeda?, tidak lain dan tidak bukan adalah konsep pakaian pengantin yang mereka kenakan. Tidak ada gaun panjang dan mewah yang menyapu lantai atau jas dengan warna hitam legam, pasangan yang baru berbahagia ini malah memilih mengenakan seragam Pramuka sebagai pakaian pengantinnya.

Kejadian pernikahan unik inipun diunggah kea kun instagram @gerakanpramuka, beberapa hari setelah pernikahan berlangsung. Foto tersebut sontak saja menjadi viral dan mendapatkan like yang jumlahnya hamper mencapai 6000. Di foto yang beredar Nampak Saliandra mengenakan setelan pramukan perempuan dengan lengkap, termasuk hasduk merah putih yang melingkar di lehernya. Riasan khas pengantin juga turut mempercantik penampilan Sailendra pada hari bahagianya.

Dia juga terlihat mengenakan hijab dengan nuansa warna coklat dilengkapi tiara dan untaian bunga melati. Sedangkan pengantin pria, Rheza hanya menambahkan peci hitam di atas kepalanya, membuat keduanya kelihatan tampak serasi dalam balutan seragam Pramuka lengkap.

Keunikan yang mereka miliki tidak cukup sampai disitu, mereka juga membentuk uang mahar yang menyerupai tunas kelapa yang merupakan lambing pramuka. Walaupun menggunakan pakaian pengantin yang sederhana dan betul – betul berbeda dengan pernikahan pada umumnya, namun tidak sedikitpun hal tersebut jadi mengurangi kesucian pernikahan mereka.

Momen pernikahan memang momen yang kita harapkan terjadi cukup satu kali saja seumur hidup. Dan sudah hal wajar jika para pasangan pengantin membuat pernikahan seunik mungkin agar tidak mudah dilupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *